Wajib Pakai Masker selama PSBB, Tim Satuan Gugus Tugas COVID-19 Kota Pariaman gelar razia masker pengendara kendaraan bermotor

Kominfo Kota Pariaman — Wajib Pakai Masker Selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Pariaman, Tim Satuan Gugus Tugas Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Kota Pariaman gelar razia pengendara kendaraan bermotor yang tidak memakai masker, dimana kegiatan ini telah dilakukan selama satu minggu yang lalu.

“Untuk menekan angka penyebaran COVID-19 di Kota Pariaman, dan melakukan penertiban dan penindakan terhadap para pengendara kendaraan bermotor yang tidak menggunakan masker di Kota Pariaman, untuk itu kita bersama dengan TNI, Polri, BPBD dan Dinas Polisi Pamong Praja (Pol PP), menggelar razia masker setiap malam,” ujar Kepala Dinas Pol PP dan Damkar Kota Pariaman, Elvis Candra, di Posko gugus tugas penanganan percepatan COVID-19 Kota Pariaman di Balaikota Pariaman, Sabtu malam (2/5/2020).

Dalam edaran yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat, provinsi sampai Kota Pariaman, selama pemberlakuan PSBB, masyarakat yang keluar rumah, mesti memakai masker, dan hal inipun telah ada peraturan yang dikeluarkan oleh Kepolisian RI.

“Untuk pelanggaran yang pertama, kita akan berikan surat teguran dan juga penindakan yang bersifat mendidik, seperti push up, lari, hormat dan hal lainya, yang membuat mereka yang melanggar akan teringat dan kapok untuk mengulangi lagi,” ungkapnya.

Tim satuan gugus tugas COVID-19 Kota Pariaman ini, menghentikan pengendara kendaraan roda dua (motor) dan roda empat (mobil) yang tidak memakai masker dan mendata nama-nama mereka untuk diberi surat teguran dan penindakan dan setelahnya mereka dilepaskan dan diberi masker kain yang telah disediakan oleh tim.

“Seandainya dalam razia berikutnya mereka masih kedapatan tidak menggunakan masker ketika berkendara, maka Polisi dalam hal ini Polres Pariaman, akan melakukan tindakan ketingkat selanjutnya, berupa denda sampai kurungan penjara,” tukas mantan Camat Pariaman Timur ini.

“Kami berharap agar masyarakat dapat mematuhi aturan yang telah ditetapkan selama pemberlakuan PSBB untuk wilayah provinsi Sumatera Barat umumnya dan Kota Pariaman khususnya, sehingga kita dapat menekan angka penambahan jumlah pasien Positif COVID-19 di Sumbar yang semakin hari semakin tinggi,” tutupnya. (J)

Related Posts

Pemko Pariaman Ikuti Vidcon Rakor Terbatas Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Penanggulangan Pandemi Covid-19

Kominfo Kota Pariaman — Pemerintah Kota Pariaman mengikuti Video Confrence tentang Rapat Koordinasi (Rakor) Terbatas PengadaanRead More

Mardison Mahyuddin Apresiasi Kinerja Para Medis Tangani Pandemi Covid-19 di Kota Pariaman

Kominfo Kota Pariaman — Pemerintah Kota Pariaman memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran kesehatan paraRead More

GOW Kota Pariaman Gelar Gebrak Masker, Bagikan 1.000 Masker kain ke Pasar Pariaman

Kominfo Kota Pariaman — GOW (Gabungan Organisasi Wanita) Kota Pariaman Gelar Gebrak Masker, Bagikan 1.000 maskerRead More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *