Terkait COVID-19, 38 Orang ODP dan 3 Orang PDP di Kota Pariaman

Kominfo Kota Pariaman — COVID-19 atau Virus Corona telah mejadi Pandemi di seluruh dunia, dan hal inipun terjadi dengan negara kita indonesia, dimana data update pertanggal 25 Maret 2020 mencatat total pasien positif sebanyak 790 orang, dengan Jumlah kasus sembuh dan dinyatakan boleh pulang 31 orang, dan meninggal 58 orang, kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanggulangan COVID-19, Achmad Yurianto di Jakarta.
Nah bagaimana dengan Kota Pariaman. Dari data yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kota Pariaman, hasil pantauan dan pemeriksaan dari 7 (tujuh) Puskesmas yang tersebar di Kota Pariaman, dimana jumlah Notifikasi sebanyak 412 orang, dengan ODP (Orang Dalam Pemantauan) sebanyak 38 orang dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) sebanyak 3 orang.
“Kami menghimbau agar para ODP dan PDP untuk dapat mengisolasi diri terlebih dahulu, dan kepada Dinas Kesehatan agar dapat terus memantau dan mendampingi masyarakat kita yang ODP dan PDP ini, agar tidak keluar terlebih dahulu sampai hasil test nya nanti keluar,” ucap Walikota Pariaman Genius Umar.
Kota Pariaman juga sudah melakukan langkah-langkah stimulant mulai dari pemeriksaan suhu tubuh, penyemprotan disinfektan ke fasilitas-fasilitas umum, perkantoran, tempat ibadah. Untuk sekolah, anak-anak sekolah diliburkan belajar dirumah (home learning) dan mengumumkan kepada masyarakat untuk mengatur jarak (sosial distance) minimum 1,5 meter serta mengurangi keramaian, hal ini kita lakukan untuk memutus penyebaran Virus Corona di Kota Pariaman.
“Kita telah lakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya-bahaya dan upaya langkah pencegahan yang dilakukan jika terdampak atau merasakan gejala seperti virus corona. Kepada Pemerintah Desa, Kelurahan dan Camat, untuk mendata semua warga yang datang ke Kota Pariaman dari daerah yang merupakan zona merah covid-19 ini “, ungkapnya.
Kota Pariaman juga telah membentuk gugus tugas penanganan cepat virus corona (covid-19) dimana anggotanya merupakan semua OPD terkait yang diketuai oleh Sekdako Pariaman dengan pembinanya seluruh Forkopimda Pariaman, dan ada juga patroli bersama untuk menghimbau masyarakat untuk tidak berkumpul dan membuat keramaian.
“Pemko Pariaman juga telah membuat Posko Penanganan COVID-19 di Balaikota Pariaman, serta penyediaan Call Centre COVID-19 bagi warga Kota Pariaman untuk mengetahui kondisi terkini dan hal yang berhubungan dengan Virus Corona ini,” ungkapnya lebih lanjut.
Kepada tokoh agama dan tokoh adat yang ada di Kota Pariaman, Pemko Pariaman, telah lakukan upaya duduk bersama, untuk saling mengingatkan agar sementara waktu, mengurangi dulu kegiatan yang membuat berbagai kerumunan warga, sehingga penyebaran virus corona ini bisa di putus.
Sementara itu Dinas Kesehatan selalu menghimbau kepada masyarakat untuk melaksanakan apa yang sudah dianjurkan oleh pemerintah, baik pusat maupun dari Pemko Pariaman, mulai dari membiasakan mencuci tangan pake sabun, atau memakai hand sanitizer, memakai masker bila batuk dan keluar rumah, dan biasakan PHBS (Prilaku Hidup Bersih dan Sehat), Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), makan makanan bergizi dan tetap berolahraga,” tutup Genius. (J)

Related Posts

Pemko Pariaman Ikuti Vidcon Rakor Terbatas Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Penanggulangan Pandemi Covid-19

Kominfo Kota Pariaman — Pemerintah Kota Pariaman mengikuti Video Confrence tentang Rapat Koordinasi (Rakor) Terbatas PengadaanRead More

Mardison Mahyuddin Apresiasi Kinerja Para Medis Tangani Pandemi Covid-19 di Kota Pariaman

Kominfo Kota Pariaman — Pemerintah Kota Pariaman memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran kesehatan paraRead More

GOW Kota Pariaman Gelar Gebrak Masker, Bagikan 1.000 Masker kain ke Pasar Pariaman

Kominfo Kota Pariaman — GOW (Gabungan Organisasi Wanita) Kota Pariaman Gelar Gebrak Masker, Bagikan 1.000 maskerRead More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *