Genius Umar Ikuti Virtual Meeting Dengan Topik “ Komparasi Kesiapan Normal Baru Destinasi Wisata Indonesia “

Kominfo Kota Pariaman — Walikota Pariaman Genius Umar mengikuti virtual meeting bersama Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Novrial, Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, WKU Bidang Pariwisata Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sumbar Aim Zein, Tren Tour Yogyakarta Edwin Himma, Sekjen DPP Astindo Pauline Suharno, Owner TX Travel Anton Thedy, Owner Rex Tour Bandung Josep Sugeng Irianto, Sun Tour dan Travel Jawa Timur Yongky Yanwintarko, Tourism Malaysia Medan Hishamuddin Mustafa dan moderator Nasirman Chan, Kamis (11/6/2020). Virtual meeting tersebut mengangkat topik “ Komparasi Kesiapan Normal Baru Destinasi Wisata Indonesia “ .

Walikota Pariaman Genius Umar dalam kesempatan tersebut mengatakan, selama tiga bulan destinasi wisata di Kota Pariaman ditutup akibat pandemi Covid-19. Akibat bencana tersebut ekonomi masyarakat jadi menurun, timbul lah desakan dari masyarakat agar pemerintah membuka kembali objek wisata.

” Sehari saat objek wisata dibuka kembali tanggal 8 Juni 2020, jumlah wisatawan ke Kota Pariaman langsung memblundak sehingga pemerintah terpaksa membuat kebijakan dengan retribusi kepada setiap wisatawan yang memasuki pantai, tujuannya untuk membatasi jumlah pengunjung dan juga ketertiban terhadap protokol Covid-19, ketertiban parkir serta untuk  meningkatkan PAD “, ungkapnya.

Genius mengharapkan partisipasi seluruh organisasi dan pelaku pariwisata serta KADIN yang bergerak di bidang pariwisata, untuk mempromosikan kembali destinasi wisata Kota Pariaman yang sudah kembali dibuka ini akan tetapi dengan standar keamanan Covid-19.

” Kita harus sama-sama memikirkan bagaimana pariwisata ini bisa kembali menggeliat meskipun dihadapkan dengan situasi Covid-19 saat sekarang ini. Kita harus bisa beradaptasi dengan fase new normal atau kenormalan baru ini “, ujarnya.

Dihadapan seluruh peserta virtual meeting tersebut, Genius juga mempromosikan Kota Pariaman yang memiliki banyak destinasi wisata yang patut dikunjungi seperti penakaran penyu, kawasan mangrove, pantai kata, pantai gandoriah dan wisata pulau –  pulau.

” Kita membangun Kota Pariaman dengan konsep water front city dimana sungai yang sebelumnya cukup kotor dan tidak terperhatikan, kemudian berdasarkan dana bantuan dari APBN untuk water front city sehingga talao ini kita tata dengan baik hingga menjadi destinasi wisata “, tuturnya.

“ Semua objek wisata tersebut mampu membangkitkan ekonomi Kota Pariaman sehingga di PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Tahun 2019 pertumbuhan ekonomi kita cukup tinggi.

Kemudian, pemerintah juga telah mengubah pulau-pulau sehingga menjadi destinasi wisata baik zonasi inti sebagai kawasan konservasi  maupun zonasi yang bersifat terbuka.

Walikota Pariaman ini juga mempromosikan desa wisata Kota Pariaman yang dikelola menggunakan dana desa. “ Dari 55 desa di Kota Pariaman, rata – rata memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang bergerak di bidang pariwisata, ekonomi kreatif dan bidang pertanian “, ujar Genius.

Kemudian, Kota Pariaman juga memiliki sekolah yang tidak dimiliki daerah mana pun di Indonesia kecuali di Pariaman yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Beruk (STIB) di Desa Apar. (erwin)

Related Posts

Pemko Pariaman Ikuti Vidcon Rakor Terbatas Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Penanggulangan Pandemi Covid-19

Kominfo Kota Pariaman — Pemerintah Kota Pariaman mengikuti Video Confrence tentang Rapat Koordinasi (Rakor) Terbatas PengadaanRead More

Mardison Mahyuddin Apresiasi Kinerja Para Medis Tangani Pandemi Covid-19 di Kota Pariaman

Kominfo Kota Pariaman — Pemerintah Kota Pariaman memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran kesehatan paraRead More

GOW Kota Pariaman Gelar Gebrak Masker, Bagikan 1.000 Masker kain ke Pasar Pariaman

Kominfo Kota Pariaman — GOW (Gabungan Organisasi Wanita) Kota Pariaman Gelar Gebrak Masker, Bagikan 1.000 maskerRead More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *