Kota Pariaman Masih Terbaik Penanganan Covid-19 di Sumatera Barat

Kota Pariaman Masih Terbaik Penanganan Covid-19 di Sumatera Barat

Kominfo Kota Pariaman — Kota Pariaman kembali membuktikan masih menjadi daerah terbaik dalam penanggulangan penyebaran Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Senin (28/6/2021).

Berdasarkan update hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-68 pandemi covid-19 di Sumbar oleh Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai tanggal 27 Juni 2021 sampai tanggal 3 Juli 2021, ditetapkan zona daerah untuk 19 Kabupaten/Kota di Sumbar.

“Kembali Satgas Kota Pariaman patut kita berikan apresiasi luar biasa dan dapat dijadikan role model penanganan covid-19 di Sumatera Barat, karena telah hampir 3 (tiga) bulan berturut-turut mempertahankan skor terbaik dalam penanganan covid-19 di daerahnya dan selalu berada di zona kuning,” ungkap Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal.

Walikota Pariaman, Genius Umar mengucapkan terimakasih kepada Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pariaman, bersama stakeholder terkait, termasuk peran dari Ninik Mamak dan tokoh masyarakat serta masyarakat di Kota Pariaman yang telah mendukung penanganan pandemi ini.

“Alhamdulillah, Kota Pariaman sampai saat ini masih menjadi yang terbaik di Sumatera Barat dalam penanganan penyebaran Covid-19, semoga kita terus mempertahankan kondisi ini, sehingga daerah kita akan dapat bangkit kembali, dan Pariwisata dan Ekonomi kita kembali membaik,” tutupnya.

“Kota Pariaman terus berkomitmen kuat untuk melawan wabah mematikan ini. Kita terus sosialisasikan dengan mengajak semuanlapiaan masyarakat untuk tetap patuh dan selalu menjalankan protokol kesehatan diamana pun berada”, ujarnya

Lebih lanjut , ia mengatakan saat ini kita juga berusaha keras meningkatkan persentase vaksinasi bagi petugas publik, lansia dan masyarakat. Setiap hari selalu ada tempat-tempat yang kita tentukan untuk melakukan vaksinasi, baik di kantor-kantor dinas maupun di kantor kecamatan di Kota Pariaman, terangnya.

“Persentase vaksinasi Kota Pariaman sudah mencapai 40 persen dari target sasaran 14.566. Kesadaran masyarakat untuk vaksin pun sudah mulai meningkat. Sudah ratusan masyarakat biasa yang ikut vaksin,” ungkap Genius.

“Oleh sebab itu kami terus mengajak masyarakat untuk datang ke tempat-tempat posko vaksinasi yang telah ditetapkan maupun datang langsung ke puskesmas terdekat dengan hanya membawa KTP,” ajaknya

Keberhasilan Kota Pariaman ini menjadi rujukan bagi daerah lain untuk belajar bagaimana penanganan Covid-19 di daerahnya, seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bukittinggi, dimana Walikota Bukittinggi, Ermas Safar bersama Forkopimda Bukittinggi, melakukan kaji tiru ke Kota Pariaman beberapa waktu lalu. Genius mengungkapkan kesediaannya jika ada daerah lain di Sumbar yang ingin melakukan kaji tiru tentang penanganan Covid di Kota Pariaman.

Berikut, pembagian zonasi di 19 Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Sumatera Barat sampai tanggal 3 Juli 2021 :

Zona Kuning – Risiko Rendah (Skor 2,41 – 3,0)

1. Kota Pariaman (skor 2,67)

2. Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,58)

3. Kabupaten Pasaman (skor 2,56)

4. Kota Payakumbuh (skor 2,51)

5. Kabupaten Sijunjung (skor 2,46)

6. Kota Padang Panjang (skor 2,41)

7. Kabupaten Solok Selatan (skor 2,41)

Zona Oranye – Risiko Sedang (Skor 1,81 – 2,40)

1. Kota Solok (skor 2,37)

2. Kota Padang (skor 2,34)

3. Kabupaten Tanah Datar (skor 2,33)

4. Kabupaten Dharmasraya (skor 2,32)

5. Kota Sawahlunto (skor 2,28)

6. Kabupaten Solok (skor 2,24)

7. Kota Bukittinggi (skor 2,24)

8. Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,23)

9. Kabupaten Agam (skor 2,09)

10. Kabupaten Limapuluh Kota (skor 2,04)

11. Kabupaten Pasaman Barat (skor 1,85)

Zona Merah – Risiko Tinggi (Skor 0 – 1,8)

1. Kabupaten Padang Pariaman (skor 1,73)

Genius Umar Pantau Vaksinasi Massal di Aula Balaikota Pariaman

Genius Umar Pantau Vaksinasi Massal di Aula Balaikota Pariaman

Kominfo Kota Pariaman — Tak kenal lelah dan hari libur, Walikota Pariaman, Genius Umar pantau langsung pelaksanaan Vaksinasi Massal di Aula Balaikota Pariaman, Sabtu (26/6/2021). Vaksinasi Massal ini merupakan kolaborasi antara Dinas Kesehaatan Kota Pariaman bersama dengan Polres Pariaman dan Kodim 0308 Pariaman.

“Hari ini kita menggelar vaksinasi massal kerjasama Dinas Kesehatan dengan Polres Pariaman dan Kodim 0308 Pariaman, dengan harapan, Kota Pariaman nantinya mampu untuk mengejar realisasi target sasaran vaksinasi Covid-19 yang ditetapkan,” ujarnya.

Pemantauan Vaksinasi Covid-19 massal ini, tidak hanya oleh Wako Pariaman, Genius Umar saja, tapi juga oleh Kapolres Pariaman, AKBP Deni Rendra Laksmana, dan Dandim 0308 Pariaman, Letkol Czi. Titan Jatmiko, Kadis Kesehatan Kota Pariaman, Nazifah dan jajaranya serta beberapa Kepala OPD yang hadir.

Genius Umar juga memaparkan bahwa persentase vaksinasi di Kota Pariaman sudah mencapai 36,89 persen atau sebanyak 5.373 orang dari keseluruhan sasaran yang ditetapkan 14.566 orang, yang terdiri dari tenaga kesehatan, lansia, petugas publik dan masyarakat  Kota Pariaman.

“Capaian vaksinasi Tenaga Kesehatan di Kota Pariaman sudah 138,89 persen, atau sebanyak 1.250 orang, Lansia 1,20 persen, atau 101 orang, Petugas Publik sudah 68,74 persen atau 3.628 orang, dan masyarakat umum baru 17,” tuturnya.

“Setelah pelaksanaan vaksinasi massal ini, kita harapkan angka persentase warga yang sudah divaksin di Kota Pariaman akan meningkat tajam, dimana saat ini, berdasarkan laporan dari dinas Kesehatan, kita menyiapkan sebanyak 2.000 vaksin,  dan apabila hari ini tidak tercapai, maka  akan kita lanjutkan pada senin lusa,” ungkap Genius lebih lanjut.

Vaksinasi massal ini, selain ditujukan untuk masyarakat umum, juga diperutukkan untuk ASN atau pejabat publik yang belum divaksin. “Siapa saja yang ingin divaksin akan kita layani, sehingga Herd Imunity di daerah kita, dapat segera kita capai dan wujudkan,” tukasnya.

Sementara itu, Kapolres Pariaman, AKBP Deni Rendra Laksmana mengatakan bahwa vaksinasi massal ini dalam rangka “Serbuan Vaksinasi Nasional TNI dan Polri”, dimana kegiatan ini adalah sinergisitas antara TNI dan Polri bersama dengan Pemerintah.

“Hari ini, kami di Polres Pariaman, bersama dengan Dinas Kesehatan dan TNI, menggelar vaksinasi massal ini untuk memberikan edukasi dan sosialisasi, bahwa Vaksin itu halal dan sehat, karena itu sudah dibuktikan oleh orang-orang yang telah divaksin, sekaligus untuk mencapai target vaksinasi di wilayah Kota Pariaman,” ucapnya.

“Vaksinasi massal ini juga diadakan untuk memperingati Hari Bhayangkara ke 75 yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2021 mendatang, dimana salah satunya adalah kegiatan ini, selain kegiatan bantuan sosial dan lain sebagainya yang Polres Pariaman adakan,” tutupnya. (J)

Tingkatkan Vaksinasi Covid-19, Camat dan Pegawai Kecamatan Pariaman Timur, Hari ini divaksin

Tingkatkan Vaksinasi Covid-19, Camat dan Pegawai Kecamatan Pariaman Timur, Hari ini divaksin

Kominfo Kota Pariaman — Tingkatkan Vaksinasi Covid-19, Camat dan Seluruh Pegawai Kecamatan Pariaman Timur, Hari ini divaksin. Vaksin Sinovac yang disuntikan pada vaksinasi covid-19 di Kecamatan Pariaman Timur ini, merupakan vaksinasi  tahap pertama, yang di laksanakan di Kantor Camat Pariaman Timur, Desa Sungai Pasak, Kota Pariaman, Kamis (24/6/2021).

“Khusus untuk pencanangan vaksin di Kecamatan Pariaman Timur, layanannya hanya 1 hari kerja, yang kita lakukan di kantor Camat, dan untuk hari selanjutnya, dilakukan layanan di puskesmas Air Santok dan Puskesmas Padusunan, yang masih berada di teritori Kecamatan Pariaman Timur,” ujar Camat Pariaman Timur,  M. Arif Gunawan.

“Untuk Vaksinasi tahap pertama ini, mulai dari Camat sampai perangkatnya beserta seluruh staff yang ada di kantor camat, para Kepala Desa dan perangkat Desa yang ada di Kecamatan Pariaman Timur (Partim) ini,” ulasnya ketika menerima vaksin pertama di Kecamatan Pariaman Timur, dan disaksikan langsung oleh Walikota Pariaman, Genius Umar.

Lebih lanjut, Camat Pariaman Timur ini mengungkapkan, tujuan vaksin adalah untuk menjaga dan menumbuhkan pertahanan imun tubuh, sehingga kita lebih terjaga akan penularan Covid-19 yang mewabah saat ini, serta dapat mencegah penularan terhadap masyarakat, karna kita sering berinteraksi dengan masyarakat.

M. Arif Gunawan mengatakan, bahwa untuk target sasaran hari ini, pihaknya mewacanakan sebanyak 198 orang yang terdiri dari ASN dan Non ASN se Kecamatan Partim, Para Kepala Desa dan Kepala Dusun se Kecamatan Partim.

“Hal ini kita lakukan guna memperlihatkan kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat di Kecamatan Pariaman Timur, bahwasanya Seluruh Aparatur Pemerintah Kecamatan dan Desa telah divaksin, jadi bagi masyarakat jangan takut untuk divaksin, dan ini akan menjadi contoh bagi mereka,” tukasnya.

Oleh sebab itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat yang telah berumur 18+, untuk bisa berpartisipasi dalam turut memutus mata rantai penyebaran Covid 19, sekaligus meningktakan capaian vaksinasi di Kota Pariaman yang digaungkan oleh Walikota Pariaman, Genius Umar, dengan cara ikut divaksin, tuturnya.

“Namun dari hasil laporan petugas yang melakukan vaksin, baru sebanyak 93 orang yang bisa divaksin, yang berarti tidak sampai 50 persen. Karena itu, bagi yang tidak mau datang atau tidak mau divaksin tanpa alasan yang jelas, kita akan berikan teguran secara tertulis terlebih dahulu sampai ketindakan selanjutnya,” ungkapnya menambahkan.

“Bagi ASN dan non ASN se Kecamatan Pariaman Timur, yang tidak mau divaksin, sesuai dengan intruksi dari bapak Walikota, bahwa kita tidak akan membayarkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN, dan untuk Non ASN, tidak dibayarkan gaji yang bersangkutan,” tutupnya. (J)

Kerja Keras Genius Umar Tingkatkan Vaksinasi di Daerahnya

Kerja Keras Genius Umar Tingkatkan Vaksinasi di Daerahnya

Kominfo Kota Pariaman — Untuk mengejar realisasi target sasaran vaksinasi Covid-19 di Kota Pariaman, Walikota Pariaman, Genius Umar terus bekerja keras tingkatkan vaksinasi di daerahnya. Orang nomor satu di Kota Pariaman ini setiap hari meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di berbagai tempat di Kota Pariaman.

“Hari ini saya meninjau langsung pelaksaan vaksinasi covid-19 di Kecamatan Pariaman Timur dan Kecamatan Pariaman Selatan, agar angka masyarakat dan ASN (Aparatur Sipil Negara) yang divaksin terus meningkat,” ujarnya ketika berada di Kantor Camat Pariaman Selatan, Kamis (24/6/2021).

Selain meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di berbagai tempat, dirinya juga menginstruksikan untuk terus melakukan sosialisasi ke masyarakat, dengan melakukan imbauan dan penjelasan tentang vaksinasi Covid-19 ini di berbagai media, baik cetak, televisi dan radio.

“Kita juga meyakinkan masyarakat dan para ASN agar tidak takut untuk divaksin, dan saya sendiri telah membuktikan dengan orang yang pertama divaksin di Kota Pariaman, dan alhamdulillah sampai saat ini saya masih sehat dan bugar,” tukasnya.

Genius Umar juga mengeluarkan kebijakan baru bagi ASN di Kota Pariaman untuk meningkatkan vaksinasi didaerahnya, dimana Pemko Pariaman tidak akan membayarkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN yang tidak ikut vaksin tanpa alasan yang jelas.

“Bagi ASN yang tidak ikut vaksin, maka kita tidak akan membayarkan TPP nya, dan saat ini sedang kita buat Perwakonya, karena saya menginginkan agar ASN dapat menjadi contoh bagi masyarakat, karena bagaimana mereka akan mengajak masyarakat untuk divaksin, sedangkan mereka tidak mau divaksin,” tegasnya.

Pemko Pariaman telah menyosialisasikan vaksinasi ini melalui berbagai media, talk show radio hingga sosialisasi ke instansi terkait kegunaan vaksin Covid-19.

Genius Umar juga memaparkan bahwa persentase vaksinasi di Kota Pariaman baru mencapai 34,17 persen dari keseluruhan sasaran yang ditetapkan 14.566, yang terdiri dari tenaga kesehatan, lansia dan petugas publik di Kota Pariaman.

“Capaian vaksinasi Nakes di Kota Pariaman sudah 137,78 persen, atau sebanyak 1.240 orang, Lansia 1,20 persen, atau 101 orang dan petugas publik sudah 68,74 persen atau 3.628 orang, dan kedepan, kita akan terus tingkatkan sampai mencapai Herd Imunity di daerah kita,” ungkapnya.

“Saat ini, Kota Pariaman menjadi yang terbaik dalam penanganan penyebaran Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat, selama dua bulan berturut-turut, dan kta akan berupaya untuk mempertahankan hal tersebut, dan hal ini, hendaknya dibarengi dengan tingkat angka vaksinasi Kota Pariaman, dan kita akan terus berkerja keras untuk mewujudkan hal tersebut,” tutupnya. (J)

Seluruh Pegawai Kecamatan Pariaman Tengah, Hari ini Divaksin

Seluruh Pegawai Kecamatan Pariaman Tengah, Hari ini Divaksin

Kominfo Kota Pariaman — Seluruh Pegawai Kecamatan Pariaman Tengah, Hari ini Divaksin, dimana vaksinasi kali ini adalah vaksinasi  tahap pertama, yang di laksanakan di Kantor Camat Pariaman Tengah, Kelurahan Alai Gelombang, Kota Pariaman, Senin (21/6/2021).

Vaksinasi tahap pertama ini di ikuti langsung oleh Camat Pariaman Tengah,  Ferry Ferdian beserta seluruh staff yang ada di kantor camat, para Kepala Desa dan Lurah yang ada di Kota Pariaman.

Camat Pariaman Tengah,  Ferry Ferdian mengatakan bahwa sebelum melakukan vaksinasi, para pegawai di wajibkan untuk mengisi form pendaftaran terlebih dahulu, setelah itu baru di lakukan screening atau penyaringan, untuk mengetahui si penerima vaksin layak atau tidak untuk menerima vaksin, ucapnya.

“Hari ini adalah hari pertama vaksinasi di Kantor Camat Pariaman Tengah, dan seluruh pegawai kita wajibkan untuk ikut, karena nanti akan ada penyeleksian tersendiri dari pihak Dinas Kesehatan Kota Pariaman, dalam hal ini petugas Puskesmas Pariaman yang bertugas memeriksa,” tukasnya.

Lebih lanjut, Camat Pariaman Tengah ini mengungkapkan tujuan vaksin adalah untuk menjaga dan menumbuhkan pertahanan imun tubuh, sehingga kita lebih terjaga akan penularan Covid-19 yang mewabah saat ini, serta dapat mencegah penularan terhadap masyarakat, karna kita sering berinteraksi dengan masyarakat.

“Dengan kita divaksin, maka kita akan merasa lebih terlindungi dari penyebaran Covid-19 yang menjadi pandemi saat ini, yang mana trend nya semakin meningkat, walaupun di Kota Pariaman kita berada di zona kuning, kita tetap berupaya untuk mencegah penyebaran dengan pelaksanaan vaksinasi ini,” tutupnya.

“Untuk Vaksinasi tahap pertama Kecamatan Pariaman Tengah ini, ditargetkan selesai dalam 5 (lima) hari kedepan, mulai pada hari ini Senin, 21 Juni sampai hari Jum’at mendatang, 25 Juni 2021, dimana diharapkan seluruh pegawai, baik ASN maupun Non ASN, serta para Kepala Desa dan Lurah dan perangkatnya, sudah divaksin semua,” tutupnya. (J)

Genius Umar Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Genius Umar Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Kominfo Kota Pariaman — Walikota Pariaman, Genius Umar tinjau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid 19 di dua tempat, Bank Nagari Pariaman yang berada di Simpang Tabuik, Kecamatan Pariaman Tengah dan di Puskesmas Santok, yang berada di Kecamatan Pariaman Timur, Sabtu (12/6/2021).

Genius Umar berharap dengan telah dilakukanya vaksinasi Covid-19, akan semakin banyak masyarakat yang telah divaksin, sehingga dapat memenuhi Herd imunity untuk daerah kita, Kota Pariaman, ulasnya.

“Dengan divaksin, maka produktivitas kita akan meningkat, sehingga kita dapat melaksanakan berbagai kegiatan dengan rasa aman dan tenang,” tuturnya.

Lebih lanjut Genius Umar mengatakan bahwa Vaksin yang disuntikan kedalam tubuh kita, akan membentuk kekebalan tubuh, dimana setelah tubuh kebal, maka akan menjadi perisai apabila kita terserang virus, khusus nya virus Covid 19, karena itu jangan takut untuk divaksin, terangnya.

“Saya sendiri sudah divaksin, alhamdulillah sudah dua kali malahan, dan membuat saya semakin produktif dan tubuh menjadi lebih sehat, dan saya merasa percaya diri untuk terus beraktivitas, karena setelah divaksin, membuat saya nyaman,” ujarnya.

Genius Umar juga mengingatkan agar masyarakat, khususnya ASN (Aparatur Sipil Negara), baik yang ber SK maupun kontrak, untuk dapat mengikuti Vaksinasi Covid-19, yang telah disiapkan gratis oleh Pemerintah, jangan sampai ada yang tidak mau untuk divaksin .

“Semua ASN baik yang ber SK dan Honorer, harus bersedia untuk divaksin, untuk pemeriksaan nantinya akan ada tim dari Dinas Kesehatan untuk screaning, apakah bisa atau belum layak vaksinasi Covid-19, apabila ditemukan Penderita komorbid, yang mempunyai penyakit bawaan,” tutupnya.

Untuk Vaksinasi Covid-19 di Bank Nagari, adalah seluruh pegawai dari Bank Nagari Cabang Pariaman dan beberapa jajaran Kominfo, dan umum. Sedangkan Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Santok, adalah bagi Pegawai BPBD Kota Pariaman, dan beberapa Sekretariat Daerah Kota Pariaman, dimana vaksin yang diberikan adalah Vaksin Sinovac dan petugas yang memberi Vaksin adalah jajaran dari Dinas Kesehatan Kota Pariaman. (J)

Pertahankan Skor Terbaik Penanganan Covid-19 di Sumbar, Kota Pariaman diberi Apresiasi Satgas Covid-19 Sumbar

Pertahankan Skor Terbaik Penanganan Covid-19 di Sumbar, Kota Pariaman diberi Apresiasi Satgas Covid-19 Sumbar

Kominfo Kota Pariaman — Pertahankan Skor Terbaik Penanganan Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar), selama empat minggu berturut-turut, Kota Pariaman dapat Apresiasi Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Sumatera Barat.

“Apresiasi atas kerja keras Pemerintah Kota Pariaman selama ini, salut dengan kerja Satgas Covid-19 Kota Pariaman, dimana selama empat minggu berturut-turut menjadi yang terbaik di Sumbar dalam menangani Covid-19,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Sumbar, Jasman Risal pada resume mingguan penanganan pandemi Covid-19 Sumbar, Minggu (6/6/2021).

Dalam update Indikator Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Kabupaten dan Kota di sumatera Barat terkait penyebaran Covid-19, dari 19 Kabupaten/Kota, hanya dua daerah yang berada di zona kuning atau resiko rendah, yaitu Kota Pariaman dan Kabupaten Mentawai, sedangkan 17 lainya berada di zona orange atau resiko sedang.

“Kota Pariaman tetap menjadi yang tertinggi dengan skor 3,06, sedangkan Kabupaten Mentawai mendapat skor 2,49, semoga Kota Pariaman tetap dapat mempertahankan kondisi ini, dan kepada Satgas Covid-19 Kabupaten dan Kota lainya di Sumatera Barat, agar termotivasi dan terinspirasi dari Kota Pariaman dalam menangani covid-19,” tuturnya.

Sementara itu, Kota Pariaman sejak Tahun 2020, telah membuat komitmen dan menjadi prioritas program kerja dari Walikota Pariaman, Genius Umar, untuk menekan penyebaran virus covid-19 di kota yang dipimpinya ini.

“Kita terus berkomitmen dalam menekan penyebaran Covid-19 di Kota Pariaman, dimana kita tidak hanya menekan dan memutus mata rantai penyebaran virus corona, dengan tracking dan tarshing, tapi juga memberikan stimulus kepada masyarakat, baik bantuan langsung tunai maupun non tunai kepada mereka yang terdampak pandemi Covid-19 sejak 2020 lalu,” ungkap Genius Umar

Setelah mampu menekan angka penyebaran Covid-19 di daerahnya, Genius berkomitmen untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi yang melambat akibat krisis yang disebatkan pandemi Covid-19, dengan menggeliatkan ekonomi masyarakatnya dari sektor pariwisata.

“Walaupun Pariaman sudah terbaik di Sumbar menangani covid-19, kita juga harus membantu masyarakat yang ekonominya terpuruk, karena itu, dengan dibukanya destinasi wisata yang ada di Kota Pariaman, kita berharap dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi Kota Pariaman,” terangnya.

Lebih lanjut Genius Umar menuturkan bahwa PAD Kota Pariaman mencapai Rp. 300 Juta lebih selama libur lebaran, dari tiket masuk ke objek wisata yang ada di Kota Pariaman, sehingga peningkatan laju pertumbuhan ekonomi Kota Pariaman mencapai 2,9 persen, ulasnya.

Genius Umar juga berharap agar kita tidak kendor dalam memerangi Covid-19 ini, tetap selalu menjaga Protokol Kesehatan (Prokes), dan pihaknya dalam hal ini Tim Satgas Covid-19 Kota Pariaman, selalu melakukan razia rutin bersama tim gabungan TNI, Polri, Pol PP, Dishub dan Dinas Kesehatan, di pusat keramaian, pasar, objek wisata dan cafe-cafe yang tersebar di Kota Pariaman.

“Kita terus berupaya untuk mensosialisasikan dan mengawasi Prokes di tempat-tempat keramaian, mulai dari pasar, objek wisata, cafe-cafe, rumah makan dan restoran, dimana kepada yang tidak mengindahkan Prokes, akan ditindak dengan hukuman sosial atau denda,” tukasnya.

Lulusan IPDN ini juga mengatakan bahwa kesehatan masyarakat harus dijaga dan ekonomi juga harus bergeliat, dimana dirinya mengajak masyarakat untuk meningkatkan produktifitas lahan dan jangan sampai ada lahan tidur.

“Ketahanan pangan di masa pandemi harus dijaga dan dipertahankan, karena itu kita telah menggagas Zero Lahan Tidur di Kota Pariaman, dengan program-program yang menyasar kepada masyarakat dan milenial, untuk turut andil dalam ketahanan pangan ini, ” tutupnya. (J)

Giliran Lansia Pensiunan TNI Divaksin

Giliran Lansia Pensiunan TNI Divaksin

Kominfo Kota Pariaman — 400 orang purnawirawan dan pensiunan TNI Kodim 0308 Pariaman beserta istri disuntik vaksin Astra Zeneca di Aula Kodim 0308 Pariaman. Kegiatan vaksinasi dilakukan selama empat hari, pada hari pertama 180 orang yang terdata untuk divaksin.

Walikota Pariaman Genius Umar, datang meninjau pelaksanaan vaksinasi tersebut menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas penyelenggeraan vaksin ini yang di fasilitasi oleh Kodim 0308 Pariaman.

Wako didampingi Dandim 0308 Pariaman, Letkol Czi Titan Jatmiko juga berdialog dan berdiskusi dengan beberapa orang purnawirawan TNI tersebut sembari memberikan suport dan meyakinkan bahwasannya dengan di vaksin akan lebih memberi kekuatan dan kekebalan tubuh dari penularan wabah covid-19.

Lebih lanjut, kata Genius, saat ini untuk Kota Pariaman, kita telah lakukan vaksinasi terhadap pejabat publik, kalangan pendidikan, tenaga medis yang kesemuanya sudah mencapai 100%.

Untuk capaian vaksin sendiri untuk Kota Pariaman saat ini telah mencapai angka 60% , dan untuk khusus lansia ini sendiri kita targetkan mencapai angka 100% dengan ketersediaan vaksin yang tercukupi untuk Kota Pariaman saat ini, dimana saat ini untuk Kota Pariaman ada sekitar 8 ribu orang lebih lansia.

” Kami imbau kepada seluruh warga Kota Pariaman, khususnya lansia, untuk melaporkan diri melalui desa/kelurahan masing-masing atau langsung bisa ke puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Pariaman untuk di vaksin, ” ujar Genius.

Karena, sambung Genius, lansia ini sangat rentan tertular oleh Virus Covid-19 sehingga lansia memerlukan pertahanan tubuh dan anti bodi, maka dihimbau untuk segera melakukan vaksin.(Fadli)

Pemko Pariaman Ikuti Vidcon Rakor Terbatas Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi  Penanggulangan Pandemi Covid-19

Pemko Pariaman Ikuti Vidcon Rakor Terbatas Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Penanggulangan Pandemi Covid-19

Kominfo Kota Pariaman — Pemerintah Kota Pariaman mengikuti Video Confrence tentang Rapat Koordinasi (Rakor) Terbatas Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi  dalam rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19. Rapat tersebut juga dihadiri oleh Plt. Kadis Kesehatan Kota Pariaman, Nazifah didampingi Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Rio Arisandi di Ruang Rapat Walikota Pariaman, Senin (30/11/2020).

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Terawan Agus Putranto menyatakan bahwa pemerintah pastikan hanya akan menyediakan vaksin yang terbukti aman dan lolos uji klinis sesuai dengan rekomendasi WHO.

“ Terkait rencana pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Di Indonesia uji klinis fase 3 flatform inactivated SARS-Co V-2 diperkirakan akan selesai akhir Tahun 2020. Sementara, untuk vaksin merah putih rencana selesai Tahun 2021 “, ujarnya.

Lebih lanjut Terawan Agus Putranto menyampaikan untuk kelompok sasaran penerima vaksin COVID-19 usia 18-59 Tahun dengan skema program. Adapun rencana sistem distribusi vaksin COVID-19 yakni melalui Kementerian Kesehatan disalurkan ke Provinsi dan Kabupaten/Kota setelah itu disalurkan ke Rumah Sakit, klinik/pos layanan lainnya dan puskesmas, selanjutkan diberikan kepada kelompok sasaran.

Sementara itu, Menteri BUMN RI, Erick Thohir mengungkapkan vaksin mandiri harus dilakukan oleh masyarakat yang mampu untuk saling membantu.

“ Vaksin program Pemerintah difokuskan untuk tenaga kesehatan, pelayanan publik dan peserta BPJS PBI. Untuk vaksin mandiri difokuskan kepada masyarakat dan pelaku ekonomi lainnya dengan jumlah sasaran sebanyak 75.048.268 orang “, ulasnya.

Menteri Kominfo RI, Johnny Gerrard Plate mengungkapkan bahwa Pandemi Covid-19 fokus melakukan strategi komunikasi publik vaksinasi COVID-19. Kita secara bersama-sama memutus rantai covid-19 dengan melakukan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Serta ditambah dengan melakukan 3T yaitu testing, tracing dan treatmen. Maka lindungi diri, lindungi negri dan lawan pandemi.

“ Melakukan upaya menghadirkan vaksin melalui pelaksanaan vaksinasi secara bertahap. Memastikan dan menjamin keamanan vaksinasi. Mensosialisasikan kehidupan pasca vaksinasi tetap menjalankan 3M oleh masyarakat dan 3T oleh pemerintah “, tambahnya.

Menteri Dalam Negeri RI H. Muhammad Tito Karnavian dalam pernyataannya mengatakan masalah pandemi adalah masalah kita bersama dan masalah Bangsa.

” Kita memakai demokrasi terintegrasi sehingga kita harus bersatu antara Pusat dan Daerah. Vaksin ini sangat penting karena ini adalah untuk kelangsungan Bangsa dan Negara kita ke depan. Pengadaan secara bertahap, harus ada timeline yang jelas dan harus jelas skala prioritas untuk siapa saja agar jangan nantinya menjadi isu diruang publik “, sebut Muhammad Tito Karnavian.

Tito juga menghimbau kepada Kepala Daerah untuk mendukung dengan mensosialisasikan pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 karena Kepala Daerah yang tahu bagaimana kondisi dari setiap daerahnya. (rika)