Dinkes Kota Pariaman Ikuti Vidcon Sosialisasi Pilkada Aman Covid-19 dan Demokratis Yang di Gelar Kemendagri

Dinkes Kota Pariaman Ikuti Vidcon Sosialisasi Pilkada Aman Covid-19 dan Demokratis Yang di Gelar Kemendagri

Kominfo Kota Pariaman — Jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur, Bupati dan Walikota se Indonesia Secara Serentak tanggal 9 Desember 2020 mendatang, Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia menggelar Sosialisasi Pilkada yang aman Covid-19 dan demokratis. Sosialisasi melalui video conference (vidcon) tersebut dipimpin oleh Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri RI, Drs. Akmal Malik, M.Si yang diikuti oleh seluruh Kepala Dinas Kesehatan tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota termasuk Dinas Kesehatan Kota Pariaman.

“ Pelaksanaan Pilkada tanggal 9 Desember 2020 nanti harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19, seluruh petugas KPU mulai dari Provinsi sampai Kabupaten/Kota harus menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dan menyediakan sarana pencuci tangan (westafel), hand sanitizer dan disinfektan di tempat pemilihan tersebut “, ungkap Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri RI, Drs. Akmal Malik, M.Si.

Hal itu tertuang dalam pasal 8C Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2020 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pilkada Tahun 2020 yang harus dilaksanakan sesuai dengan Protokol Kesehatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Disamping itu, juga merujuk kepada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 328 Tahun 2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di era new normal.

” Untuk anggaran pengadaan APD bagi petugas KPU tersebut yakni berasal dari dana KPU pusat sampai ke penyelenggara ditingkat bawahnya “, tutur Akmal Malik.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman Syahrul mengatakan, anggaran untuk menyediakan APD itu sangat besar maka untuk Kota Pariaman sendiri tergantung dengan KPU Provinsi, karena kita hanya melaksanakan Pemilihan Gubernur (Pilgub) saja.

Meskipun demikian, peran dinas kesehatan dalam Pilkada tersebut sangatlah penting, salah satunya membantu KPU dalam menerapkan protokol kesehatan melalui tenaga medis yang ada.

Kita berharap Pilkada nanti berjalan lancar dengan tetap menerapkan protokol Covid-19, sehingga sesudah pemilihan tersebut tidak ada muncul kasus positif Covid-19 baru. (erwin)

Didampingi Genius, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno Tinjau Tatanan Normal di Pasar Pariaman

Didampingi Genius, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno Tinjau Tatanan Normal di Pasar Pariaman

Kominfo Kota Pariaman – Guna memastikan pelaksanaan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 (TNBPAC-19) diseluruh wilayah daerah dalam Provinsi Sumbar, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno lakukan peninjauan lokasi penampungan sementara pedagang Pasar Pariaman dan proses pembangunan Pasar Pariaman, Sabtu (20/6/2020) siang.

Rombongan Gubernur tersebut juga membawa L.O Gugus Tugas Covid-19 untuk wilayah Sumatera Barat, yang juga Wassus dan LH Panglima TNI Laksda TNI Fery Sidjaja, disambut Walikota Pariaman Genius Umar di pintu masuk menuju Pasar Pariaman bersama Pj. Sekdako dan jajaran OPD Pemko Pariaman.

Sebelum memasuki area pasar, Gubernur Irwan dan rombongan, serta Wako Genius dan jajaran dilakukan pemeriksaan suhu menggunakan thermo gun oleh petugas Dinas Kesehatan Kota Pariaman yang setiap harinya berada diposko pintu masuk pasar.

Dalam keterangannya, saat peninjauan, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, sampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat Kota Pariaman dalam dukungannya membangun kembali pasar rakyat Kota Pariaman yang rusak akibat gempa 10 tahun silam.

” Kita juga apresiasi apa yang dilakukan Wako Pariaman Genius Umar atas segala upaya dan tenaga dalam membangun wilayah yang dipimpinnya. Kita dari Pemprov Sumbar mendukung penuh kinerja dari Genius Umar yang mampu membawa dua menteri sekaligus yakni Menteri PUPR dan Menteri Perdagangan yang secara langsung melihat waktu itu kondisi Pasar Pariaman ini,” ujar Irwan.

Selama ini, ungkap Irwan, selama ini pedagang dan masyarakat melakukan aktivitas di Pasar Pariaman ini dalam kondisi was-was, tidak nyaman, tidak bersih.

” Alhamdulillah, dengan bantuan APBN melalui diskresi Presiden RI akhirnya bisa kembali dibangun, dan Insha Allah akhir tahun ini selesai pengerjaannya yang mana sebelumnya ditargetkan selesai September 2020, namun karena pandemi covid-19 diperkirakan selesai di Desember 2020, dan nantinya kembali para pefagang bisa menikmati pasar yang lebih nyaman, aman dan bersih.” sambung Irwan.

Saat ini, proses pembangunan pasar Pariaman hampir mencapai 60 % progresnya. Pasar Pariaman ini juga dilengkapi shelter (tempat berlindung atau sesuatu yang dapat kita gunakan untuk melindungi diri saat terjadi bencana) karena daerah Sumbar rawan bencana terutama gempa bumi, maka Pemprov Sumbar intruksikan seluruh pembangunan gedung harus wajib menggunakan shelter ini.

Irwan juga minta kepada para pedagang dan masyarakat untuk mendukung dan membantu mendoakan agar proses pembangunan ini berjalan lancar, aman dan tanpa kendala.

Terkhusus Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 (TNBPAC-19) dalam pasar Pariaman dan proses pengerjaan, Irwan melihat para petugas dan penanggung jawab sudah menerapkan standar protokol covid, seperti memakai masker, mencuci tangan dan menggunakan handsanitizer, menggunakan sarung tangan dan menjaga jarak selama proses pengerjaan berlangsung.

Semetara itu, Walikota Pariaman Genius Umar sampaikan ucapan terimakasih kepada Gubernur Sumbar dan jajaran Pemrov. Sumbar atas dukungannya dalam membangun Kota Pariaman dalam Provinsi Sumbar ini.

” Semua ini tak kan berjalan kalau kita di Kota Pariaman tidak mendapat dukungan dari Pemprov Sumbar. Terkhusus pembangunan Pasar Pariaman, Genius juga ajak masyarakat dan pedagang untuk bersabar karena tidak akan lama lagi, Pasar Pariaman selesai dibangun dan siap kembali untuk aktivitas berdagang yang memberi kenyamanan bagi para pembeli dan pengunjungnya nanti,” imbuh Genius mengakhiri.(Fadli)

Mardison Mahyuddin Ikuti Vidcon Rakoor Kesiapan Masyarakat Perkotaan Bebas Covid-19

Mardison Mahyuddin Ikuti Vidcon Rakoor Kesiapan Masyarakat Perkotaan Bebas Covid-19

Kominfo Kota Pariaman — Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin ikuti Vidcon (Video Conference) tentang Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Masyarakat Perkotaan Bebas Covid-19, bersama dengan beberapa Kementerian, Instansi dan Pemerintah Daerah, bertempat di ruang rapat walikota, Balaikota Pariaman, Jum’at siang (19/6/2020).

Vidcon ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Muhadjir Effendy dan diikuti juga oleh Menko Polhukam, Mahfud MD, Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, Menteri Kominfo, Johnny G Plate, Menteri Agama, Jenderal (Purn) Fachrul Razi, Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, Kepala BNPB, Letjend TNI Doni Monardo dan Beberapa Kepala Daerah baik Gubernur maupun Walikota di indonesia.

Rakoor kesiapan wilayah perkotaan menyambut masyarakat produktif dan aman covid-19, dimana untuk Sumatera Barat dikenal dengan  Tatanan Normal Baru Produktif, Aman (TNBPA) Bebas Covid-19 atau yang biasa disebut “New Normal”, dimana sejak tanggal 8 Juni yang lalu telah mulai dilaksanakan di Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat.

“Upaya pemutusan rantai penyebaran Covid-19 tetap harus dilakukan dengan pemenuhan ekonomi masyarakat yang terus berjalan. Selanjutnya penyelesaian masalah selama pandemi, dapat diatasi dengan kepemimpinan yang kuat dari kepala daerah, sehingga masyarakat dapat bersatu menghadapi Covid-19 sekaligus terbebas dari masalah ekonomi,” ujar Muhadjir Effendy.

“Kita yakin, kalau Bapak Ibu kepala daerah sekalian tetap mempertahankan kepemimpinan dengan baik, dengan membuat kebijakan yang mendukung untuk itu, maka masyarakat tidak akan terpapar Covid-19 dan juga perekonomian kita dapat kembali bangkit, karena dengan adanya New Normal ini, kita berharap pemulihan ekonomi kita yang sangat terpuruk pasca wabah Covid-19 ini melanda, dapat pulih kembali,” ucapnya lebih lanjut.

Mantan Menteri Pendidikan ini juga mengatakan melalui New Normal, pemerintah dan masyarakat bersinergi untuk mengembalikan kondisi perekonomian dan sosial masyarakat. Namun, di sisi lain semua pihak diharapkan tetap berupaya menghentikan penyebaran virus ini dengan mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak.

“Karena itu, saat ini kita fokus untuk memutus penyebaran Covid-19 ini dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, dimana saat ini, hampir semua tempat wisata, mesjid dan Mall telah mulai beroperasi, jadi kesadaran masyarakat sangat penting selain kesiapan pemerintah daerah dalam menyiapkan sarana, pra saraana dan edukasi untuk itu,” tukasnya.

“Dari Vidcon ini, kita telah mendengar pemaparan dari beberapa Gubernur dan Walikota yang daerahnya menjadi zona merah Covid-19 dalam menyikapinya dan mengambil kebijakan untuk wabah ini, agar dapat kita jadikan sebagai pembelajaran bersama, sehingga wilayah perkotaan yang ada di indonesia ini nantinya dapat terbebas dari Covid-19 dan menjadi zona hijau atau zona kuning,” tutupnya.

Sementara itu, angka Positif Covid-19 di indonesia perhari ini, Jum’at (19/6/2020) sebanyak 43.803 pasien, dengan jumlah kesembuhan mencapai 17.349 orang, dengan jumlah orang yang meninggal dunia mencapai 2.373 orang. (J)

Nasrul Abit  tinjau New Normal atau TNBPA Bebas Covid-19 di Destinasi Wisata di Kota Pariaman

Nasrul Abit tinjau New Normal atau TNBPA Bebas Covid-19 di Destinasi Wisata di Kota Pariaman

Kominfo Kota Pariaman — Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar), Nasrul Abit, tinjau pelaksanaan New Normal atau Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman (TNBPA) Bebas Covid-19, yang ada di destinasi wisata Kota Pariaman, Selasa siang (16/6/2020).

Nasrul Abit yang didampingi oleh Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial, dan jajaran Pemprov Sumbar lainya ini, disambut langsung oleh Walikota Pariaman, Genius Umar di Pantai Gandoriah, pantai yang menjadi sentral kunjungan wisatawan dan kebanggaan warga Kota Pariaman.

Nasrul Abit yang datang bersama rombongan yang dikawal vorijdeer polisi ini, memasuki Kota Pariaman dari Pantai Sunur, menyusuri jalan yang berada di kawasan pantai menuju Pantai Kata, Pantai Cermin dan lanjut ke Pantai Gandoriah.

“Kami apresiasi atas upaya Pemko Pariaman yang sudah menerapkan New Normal di Kota Pariaman sejak 8 Juni 2020 yang lalu, hal ini juga untuk membangkitkan kembali sektor ekonomi dan pariwisata Kota Pariaman yang sempat terpuruk pasca wabah Covid-19,” ujarnya.

Mantan Bupati Pesisir Selatan 2 Periode ini juga memuji kinerja Walikota Pariaman yang bertindak cepat dalam menghadapi pandemi Covid-19 di daerahnya, mulai dari pembagian jaring pengaman sosial yang tuntas dibagikan di tahap pertama, dan saat ini dalam pembagian untuk tahap kedua.

“Selain itu, sentuhan yang diberikan oleh pak Genius Umar ini, dengan membuat sarana dan pra sarana yang menarik dan menjaga keasrian alamnya, menjadikan kawasan pantai dan destinasi wisata lainya yang ada di Kota Pariaman, sangat menarik pengunjung dan kini menjelma menjadi destinasi kunjungan wisatawan untuk datang ke Kota Tabuik ini,” ungkapnya.

“New Normal atau TNBPA Bebas Covid-19, adalah upaya kita untuk menjadikan tatanan kebiasaan yang baru dalam kehidupan kita sehari-hari, dengan tetap memakai protokol kesehatan seperti membiasakan untuk memakai masker selama beraktifitas diluar, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan jauhi keramaian, serta menjaga kesehatan dengan olahraga teratur,” tukasnya.

Sementara itu Walikota Pariaman, Genius Umar mengucapkan terimakasih atas kunjungan orang nomor dua di Provinsi Sumatera Barat ini, yang juga Ketua Kwartir Daerah Pramuka Provinsi Sumbar, dimana dirinya menjadi Ketua Kwartir Cabang 16 Pramuka Kota Pariaman.

“Kami ucapkan terimakasih atas kunjungan pak Wakil Gubernur ke destinasi pantai di Kota Pariaman, dimana kami telah siap untuk melaksanakan New Normal seperti yang diharapkan pemerintah pusat, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ucapnya.

“Untuk kawasan Pantai, mulai dari Pantai Kata, Pantai Cermin, Taman Tugu Asean sampai Pantai Gandoriah dan Jembatan di Muaro, telah kita tata dengan tematik, sehingga setiap pengunjung akan merasakan kenangan yang berbeda di setiap destinasi wisata tersebut, dan hal ini akan terus kita tingkatkan untuk kepuasan dan kenyamanan pengunjung,” tuturnya lebih lanjut.

Genius Umar juga menjelaskan tentang pengembangan kawasan pantai pariaman yang akan dimaksimalkan untuk peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah), sehingga akan mendongkrak nilai APBD Kota Pariaman kedepanya, ulasnya. (J)

Desa Sikabu Pariaman Selatan Sigap Tangani Covid-19 dan Cetuskan Bebas Narkoba

Desa Sikabu Pariaman Selatan Sigap Tangani Covid-19 dan Cetuskan Bebas Narkoba

Kominfo Kota Pariaman – Usai pencanangan Desa Sikabu di Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman sebagai Kampung Tangguh Nusantara, Selasa (16/6/2020), Walikota Pariaman Genius Umar berikan apresiasi positif kepada Kepala Desa Sikabu, Syamsuhardi beserta perangkatnya.

Apresiasi ini disampaikan Genius Umar, karena Desa Sikabu telah mampu memberikan beberapa langkah strategis dalam upaya penanganan covid-19 sesuai protokoler pemerintah di desanya.

“ Ditambah lagi binaan dari Polres Pariaman, sehingga makin memantapkan protap penanganan dan penanggulan wabah covid-19. Seperti adanya posko  siaga pemantauan perantau yang pulang kampung, gedung isolasi mandiri bagi para perantau yang pulang kampung, tenaga relawan covid desa dan tenaga kesehatan dilengkapi alat pendeteksi suhu,” ujar Genius.

Kepala Desa Sikabu, Syamsuhardi, menuturkan, tim relawan Covid-19 Desa Sikabu yang standby di Posko secara sigap melakukan penanganan dan pencegahan Covid-19.

“ Seperti melakukan penyemprotan disinfektan pada sarana-sarana umum dan rumah penduduk, serta apabila ada warga yang baru datang dari luar daerah segera dilakukan cek kesehatan dan karantina mandiri diruangan yang telah kita sediakan disebelah kantor desa,” ujarnya

Selain itu, didirikannya posko sigap Covid-19 ini untuk antisipasi penyebaran wabah virus corona agar tidak menular di Desa Sikabu dan Kota Pariaman umumnya. Dan juga kegiatan posko setiap harinya melakukan pendataan dan pengecekan warga dari luar kota atau daerah zona Merah.

Pihaknya, selalu menghimbau kepada masyarakat melalui kepala dusun yang ada dan dubalang desa, jika ada keluarga yang baru datang dari luar daerah yang berzona merah agar melakukan karantina selama 14 hari di tempat yang telah kita siapkan.

Namun, tak hanya mengantisipasi wabah corona saja, dari segi keamanan, ketertiban umum, dan ketenteraman masyarakat juga menjadi prioritas utama Desa Sikabu.

“ Jika ada hal-hal yang dicurigai yang mengindikasi terhadap kejahatan, termasuk penggunaan narkoba, kita langsung lakukan koordinasi dengan personil Bhabinkamtibmas Polres Pariaman yang telah ditunjuk membina desa kami untuk dilakukan langkah selanjutnya,” tutur Syamsuhardi.

Sehingga, sambungnya lagi, dengan giat kita lakukan kegiatan dan gerakan tersebut demi keamanan lingkungan, kita buatlah dan cetuskanlah secara bersama-sama dengan masyarakat bahwa Desa Sikabu sebagai Kampung bebas narkoba dengan selalu menjalin kerjasama  dengan semua unsur lapisan masyarakat desa yang meliputi alim ulama, cadiak pandai, niniak mamak dan bundo kanduang.(Fadli)